Rabu, 08 April 2009

Membuat Efek Bias Air


Teks Efek banyak sekali macamnya, dalam tutorial kali ini kita akan membuat salah satu teks efek yang menurut saya sangat artistik...

Jangan pernah takut untuk mencoba, mungkin hal ini yang mengispirasi penulis untuk selalu berimajinasi dengan desain grafis.

Jangan lupa untuk menyiapkan Secangkir kopi/teh/susu dan kue serta alunan muzic dari media player sebagai teman dikala anda mendisain.

Langkah - Langkahnya:

1. Buka Program Photohop
Caranya: Start > All Program > Photoshop

2. Mulai dengan membuat Lembar kerja baru
Caranya: Pada menu utama dan pilih File --> New
atau tekan [ctrl] + [N]

Disini saya atur seperti ini:
* Nama dan Ukuran terserah anda (sebagai referensi disini saya pakai 800 x 600 )
Resolution = 71 pixels/inch
Contents = White
Tekan [ok]

3. Pada tool box sebelah kiri pilih Horizontal Type Mask Tool

Pada properties menu
Gunakan font: "Tahoma"
ukuran Sesuaikan berdasarkan keinginan anda (referensi 344.08 pt)
font style Regular
dan pilih sharp
untuk warna gunakan hexadecimal #13A6E4

Lalu ketik kata yang anda inginkan, disini saya mengetik kata "AIR"


4. Sekarang waktunya memberi efek-efek khusus
Langkah-langkahnya:
- duplikat layer
Masuk ke menu utama
Pilih:
Layer --> Duplikat layer...
atau klik kanan layer sehingga muncul option... dan pilih Duplicate Layer...
maka akan muncul kotak dialog,

- Efek bias air
Setelah anda membuat layer copy maka klik kiri tepat pada layer bertuliskan AIR efek yang telah anda buat sebelumnya,
Masuk ke menu utama
Pilih:
Filter --> Distort --> Ripple ...
akan muncul konfirmasi bahwa teks yang anda tuliskan tidak akan bisa diedit lagi, tekan ok!
atur amount nya 555%[OK]
Dan........

5. Hasilnya......

Selasa, 07 April 2009

Area Kerja Photoshop 7.0


A. Toolbox
Terdiri dari:Toolbox berisi berbagai macam tools yang digunakan untuk melakukan manipulasi image.Marquee tool, Pen tool, Move tool, Line tool, Lasso tool, Notes tool, Magic Wand tool, Eyedropper tool, Crop tool, Hand tool, Slice tool, Zoom tool, Patch tool, Brush tool, Stamp tool, History Brush tool, Eraser tool, Gradient tool, Sharpen tool, Dodge tool, Path Selection tool, Text tool.
B. Tool Option Bar
Hampir semua tool pada Toolbox memiliki options, yang ditampilkan pada Tool Option Bar. Options tersebut digunakan untuk mengatur nilai parameter dari tool yang sedang aktif/dipilih.
C. View Area untuk Image
Bagian ini digunakan untuk menampilkan image yang sedang dikerjakan.
D. Menu
Berikut adalah menu-menu yang terdapat pada Adobe Photoshop 7.0
1. File
berkaitan dengan file seperti menyimpan, membuka, export, import, dan cetak.
2. Edit
berkaitan dengan editing secara umum seperti cut, copy, paste, transform image, serta untuk
mengatur preferences Adobe Photoshop.
3. Image
Berisi editing image untuk mengatur warna, hue/saturation, brightness/contrast, ukuran.
4. Layer
Berkaitan dengan manajemen layer pada image, seperti menambah layer, menghapus, menambah
efek pada layer, serta masking.
5. Select
Berkaitan dengan selection image.
6. Filter
Berisikan filter-filter yang terinstall pada Photoshop yang dapat digunakan untuk memberi efek
tertentu pada image.
9. View
Digunakan untuk pengaturan view seperti zooming image, menampilkan skala, dan sebagainya.
10. Window
Digunakan untuk pengaturan window
11. Help
Digunakan untuk menampilkan help Adobe Photoshop.
E. Status Bar
Status bar berisikan keterangan mengenai toolbox yang sedang aktif, serta keterangan image yang sedang aktif.
F. Palette
Palette Photoshop berguna untuk memudahkan dalam navigasi maupun editing image.
G. Palette Well
Palette well digunakan untuk memudahkan dalam pengaturan palette. Namun palette well hanya tersedia jika resolusi layar lebih besar dari 800 x 600.

Adobe Photoshop 7.0

Photoshop adalah sebuah image editor, atau program penyunting gambar yang berfungsi untuk membuat, menyunting, dan memodifikasi gambar-gambar digital yang terdapat di dalam komputer.

Photoshop merupakan program penyunting gambar yang paling hebat dan paling popular hingga saat ini. Kemampuan serta fasilitasnya yang lengkap membuatnya diminati oleh para seniman, professional, maupun pemula yang membutuhkan sebuah program gambar yang lengkap namun mudah dalam penggunaannya.

Photoshop merupakan software manipulasi image digital yang berguna untuk mengoreksi warna image dan pemberian efek khusus. Adobe Photoshop 7.0 ini memiliki beberapa fasilitas baru, diantaranya fasilitas istimewa untuk para desainer web yaitu color gamut for web dan fasilitas penyimpanan untuk aplikasi web. Tak kalah pentingnya adalah disediakannya Adobe Image Ready 3.0 yang merupakan program persiapan obyek ke halaman web.

Dukungan format file pada Adobe Photoshop 7.0 yang umumnya digunakan untuk membangun web antara lain :

  • a) BMP, format image pengguna Windows untuk Dos dan Windows pada komputer yang kompatibel, biasanya untuk format pembuatan background.
  • b) GIF, digunakan untuk menampilkan grafik warna-warna terindeks dan image pada dokumen HTML yang dipakai pada World Wide Web dan pelayanan online lainnya.
  • c) JPEG/JPG, digunakan untuk menampilkan foto dan gambar-gambar hidup pada dokumen HTML.

Hardware yang mendukung Adobe Photoshop 7.0 antara lain adalah prosesor Pentium atau lebih dengan RAM min 32 Mb. Free space pada hard disk 60 Mb atau lebih. Sedangkan operating sistem yang digunakan adalah Windows 95/98/2000 atau Windows NT.

Desain Grafis

Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam desain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. Desain grafis diterapkan dalam desain komunikasi dan fine art. Seperti jenis desain lainnya, desain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (desain).

Seni desain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak.

Batasan Media

Desain grafis pada awalnya diterapkan untuk media-media statis, seperti buku, majalah, dan brosur. Sebagai tambahan, sejalan dengan perkembangan zaman, desain grafis juga diterapkan dalam media elektronik, yang sering kali disebut sebagai desain interaktif atau desain multimedia.

Batas dimensi pun telah berubah seiring perkembangan pemikiran tentang desain. Desain grafis bisa diterapkan menjadi sebuah desain lingkungan yang mencakup pengolahan ruang.

Prinsip dan unsur desain

Unsur dalam desain grafis sama seperti unsur dasar dalam disiplin desain lainnya. Unsur-unsur tersebut (termasuk shape, bentuk (form), tekstur, garis, ruang, dan warna) membentuk prinsip-prinsip dasar desain visual. Prinsip-prinsip tersebut, seperti keseimbangan (balance), ritme (rhythm), tekanan (emphasis), proporsi ("proportion") dan kesatuan (unity), kemudian membentuk aspek struktural komposisi yang lebih luas.

Peralatan desain grafis

Peralatan yang digunakan oleh desainer grafis adalah ide, akal, mata, tangan, alat gambar tangan, dan komputer. Sebuah konsep atau ide biasanya tidak dianggap sebagai sebuah desain sebelum direalisasikan atau dinyatakan dalam bentuk visual.

Seorang perancang grafis menggunakan sketsa untuk mengeksplorasi ide-ide yang kompleks secara cepat, dan selanjutnya ia memiliki kebebasan untuk memilih alat untuk menyelesaikannya, dengan tangan atau komputer.


Sabtu, 21 Februari 2009

Valentino Rossi Kunjung Jakarta


Nama Valentino Rossi di Indonesia memang sudah tidak asing lagi. Hampir seluruh lapisan masyarakat mengetaui sosok The Doctor yang selalu menjadi bintang di sirkuit Moto GP.

Kedatang Rossi di Indonesia pada tanggal 9 Februari lalu memang sangat singkat, hanya 1 hari saja. Selain dikarenakan jadwal latihan yang padat, di tambah dengan kondisi fisik Rossi yang masih cedera akibat jatuh dirumahnya, hal tersebut tidak memungkin bagi Rossi untuk berkunjung lebih lama. Walaupun dalam kondisi yang tidak prima, Rossi yang hanya berkunjung selama 1 hari di Indonesia tetap berusaha untuk dapat menemui fansnya.

Pembalap Fiat Yamaha no 46, Valentino Rossi yang untuk pertama kalinya datang ke Indonesia setelah menjadi juara Moto GP mengaku kaget dengan jumlah fansnya di Indonesia. Baru sampai di bandara saja Rossi sudah langsung diserbu oleh puluhan fansnya. Setiap orang yang dilewati oleh rombongan Rossi seakan tidak mau ketinggalan kesempatan untuk bisa mendapatkan foto atau tanda tangan dari Juara Moto GP 2008 tersebut.

Sehari di Indonesia Rossi memiliki jadwal yang sangat padat. Selain menghadiri konferensi press di hotel Mulia, Rossi juga menyapa para fansnya yang sudah menunggu di Istora Senayan Jakarta. Kilatan flash kamera foto dan teriakan "Rossi" seakan tidak pernah berhenti, ketika Rossi akhirnya benar-benar keluar dari balik panggung. Dengan masih menggunakan tongkat alat bantu jalan, Rossi yang siang hari itu ditemani oleh Mateo (seorang pembalap Super Bike) menyapa fans-nya dengan senyum dan lambaian tangan. Walaupun tidak bisa berbahasa Indonesia Rossi langsung membuka acara meet and greet siang itu dengan ucapkan "Selamat Siang".

Dibantu oleh Mateo sebagai translatornya Rossi mencoba untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan oleh fansnya di Indonesia seputar dirinya dan Moto GP. Hadir juga pada siang hari itu pembalap Moto GP pertama Indonesia Doni Tata yang ikut mengajukan pertanyaan kepada Rossi. Doni yang rencanya tahun ini akan mencoba untuk masuk ke Super Bike bertanya mengenai alasan Rossi untuk bergabung dengan team Yamaha. Rossi menjawab bahwa alasannya bergabung dengan team Yamaha adalah dikarenakan kekompakan dan kerjasama team yang bagus, hal itulah yang menjadi alasan seorang Valentino Rossi memutuskan untuk bergabung dengan team Yamaha.

Dengan didatangkannya Valentino Rossi ke Indonesia, Yamaha Indonesia berkeinginan untuk bisa memberikan semangat baru kepada pembalap-pembalap muda di Indonesia, sekaligus juga untuk memberikan penghargaan kepada para konsumen setia Yamaha. Sama seperti seluruh fans Rossi di Indonesia, Yamaha Indonesia yang telah menjadi bagian dari masyarakat Indonesia, berharap agar Rossi bisa datang lagi ke Indonesia dengan keadaan yang lebih prima dan tentunya dengan waktu berkunjung yang lebih lama, sehingga bisa menemui lebih banyak lagi fansnya di Indonesia.

We Love Rossi.
Jakarta 9 Februari 2009.

Jumat, 20 Februari 2009

Kehidupan Prasejarah

Prasejarah atau nirleka (nir: tidak ada, leka: tulisan) adalah istilah yang digunakan untuk merujuk kepada masa di mana catatan sejarah yang tertulis belum tersedia. Zaman prasejarah dapat dikatakan bermula pada saat terbentuknya alam semesta, namun umumnya digunakan untuk mengacu kepada masa di mana terdapat kehidupan di muka Bumi dimana manusia mulai hidup.

Batas antara zaman prasejarah dengan zaman sejarah adalah mulai adanya tulisan. Hal ini menimbulkan suatu pengertian bahwa prasejarah adalah zaman sebelum ditemukannya tulisan, sedangkan sejarah adalah zaman setelah adanya tulisan. Berakhirnya zaman prasejarah atau dimulainya zaman sejarah untuk setiap bangsa di dunia tidak sama tergantung dari peradaban bangsa tersebut. Salah satu contoh yaitu bangsa Mesir sekitar tahun 4000 SM masyarakatnya sudah mengenal tulisan, sehingga pada saat itu, bangsa Mesir sudah memasuki zaman sejarah. Zaman prasejarah di Indonesia diperkirakan berakhir pada masa berdirinya Kerajaan Kutai, sekitar abad ke-5; dibuktikan dengan adanya prasasti yang berbentuk yupa yang ditemukan di tepi Sungai Mahakam, Kalimantan Timur baru memasuki era sejarah.

Karena tidak terdapat peninggalan catatan tertulis dari zaman prasejarah, keterangan mengenai zaman ini diperoleh melalui bidang-bidang seperti paleontologi, astronomi, biologi, geologi, antropologi, arkeologi. Dalam artian bahwa bukti-bukti pra-sejarah hanya didapat dari barang-barang dan tulang-tulang di daerah penggalian situs sejarah.

Periodisasi

Geologi

Berdasarkan geologi, terjadinya bumi sampai sekarang dibagi ke dalam empat zaman. Zaman-zaman tersebut merupakan periodisasi atau pembabakan prasejarah yang terdiri dari:

Arkaeozoikum

Zaman ini berlangsung kira-kira 2500 juta tahun, pada saat itu kulit bumi masih panas, sehingga tidak ada kehidupan.

Paleozoikum

Paleozoikum atau sering pula disebut sebagai zaman primer atau zaman hidup tua berlangsung selama 340 juta tahun. Makhluk hidup yang muncul pada zaman ini seperti mikro organisme, ikan, ampibi, reptil dan binatang yang tidak bertulang punggung.

Mesozoikum

Mesozoikum atau sering pula disebut sebagai zaman sekunder atau zaman hidup pertengahan berlangsung selama kira-kira 140 juta tahun, antara 251 hingga 65 juta tahun yang lalu. Pada zaman pertengahan ini, reptil berkembang dan menyebar ke seluruh dunia sehingga pada zaman ini sering pula disebut sebagai zaman reptil.

Neozoikum

Neozoikum atau zaman hidup pertengahan dibagi menjadi menjadi dua zaman, yaitu zaman Tersier dan zaman Kuartier. Zaman Tersier berlangsung sekitar 60 juta tahun. Zaman ini ditandai dengan berkembangnya jenis binatang menyusui.

Sementara itu, Zaman Kuartier ditandai dengan munculnya manusia sehingga merupakan zaman terpenting. Zaman ini kemudian dibagi lagi menjadi dua zaman, yaitu zaman Pleitosen dan Holosin. Zaman Pleitosen (Dilluvium) berlangsung kira-kira 600.000 tahun yang ditandai dengan adanya manusia purba.

Zaman pleistosen ditandai dengan meluasnya lapisan es di kedua kutub Bumi (zaman glacial) dan diseling dengan zaman ketika es kembali mencair (zaman interglacial). Keadaan ini silih berganti selama zaman pleistosin sampai empat kali. Di daerah tropika zaman glacial ini berupa zaman hujan (zaman pluvial) yang diseling dengan zaman kering (interpluvial).

Pada zaman glacial permukaan air laut telah menurun dengan drastis sehingga hanyak dasar laut yang kering menjadi daratan. Di Indonesia bagian barat dasar laut yang mengering itu disebut Dataran Sunda, sedangkan di Indonesia bagian timur disebut Dataran Sahul. Dataran Sunda telah menyebabkan kepulauan Indonesia bagian barat menjadi satu dengan Benua Asia, sedangkan Dataran Sahul telah pula menghubungkan kepulauan Indonesia bagian timur dengan Benua Australia. Itulah sebabnya fauna dan flora Indonesia barat mirip dengan fauna dan flora Asia dan sebaliknya fauna dan flora Indonesia timur mirip dengan Australia. Manusia yang hidup zaman pleistosin adalah spesies homo erectus, yang menjadi pendukung kebudayaan batu tua (Palaeolithicum).

Zaman pleistosin berakhir 10.000 tahun Sebelum Masehi kemudian diikuti oleh datangnya zaman Alluvium atau zaman Holosin yang masih berlangsung sampai sekarang. Dari zaman ini muncullah nenek moyang manusia sekarang, yaitu spesies homo sapiens atau makhluk cerdas.

Arkeologi

Zaman Batu

Zaman Batu terjadi sebelum logam dikenal dan alat-alat kebudayaan terutama dibuat dari batu di samping kayu dan tulang. Zaman batu ini dapat dibagi lagi atas:

Zaman batu tua (Paleolitikum)
Zaman batu tua (palaeolitikum), Disebut demikian sebab alat-alat batu buatan manusia masih dikerjakan secara kasar, tidak diasah atau dipolis. Apabila dilihat dari sudut mata pencariannya periode ini disebut masa berburu dan meramu makanan tingkat sederhana. Pendukung kebudayaan ini adalah Homo Erectus yang terdiri.
Zaman batu tengah (mesolitikum)
Pada Zaman batu tengah (mesolitikum), alat-alat batu zaman ini sebagian sudah dihaluskan terutama bagian yang dipergunakan. Tembikar juga sudah dikenal. Periode ini juga disebut masa berburu dan meramu makanan tingkat lanjut. Pendukung kebudayaan ini adalah homo sapiens (manusia sekarang), yaitu ras Austromelanosoide (mayoritas) dan Mongoloide (minoritas).
Zaman batu baru (Neolitikum)
Alat-alat batu buatan manusia Zaman batu baru (Neolithicum) sudah diasah atau dipolis sehingga halus dan indah. Di samping tembikar tenun dan batik juga sudah dikenal. Periode ini disebut masa bercocok tanam. Pendukung kebudayaan ini adalah homo sapiens dengan ras Mongoloide (mayoritas) dan ras Austromelanosoide (minoritas).

Zaman Logam

Pada zaman Logam orang sudah dapat membuat alat-alat dari logam di samping alat-alat dari batu. Orang sudah mengenal teknik melebur logam, mencetaknya menjadi alat-alat yang diinginkannya. Teknik pembuatan alat logam ada dua macam, yaitu dengan cetakan batu yang disebut bivalve dan dengan cetakan tanah liat dan lilin yang disebut acire perdue. Periode ini juga disebut masa perundagian karena dalam masyarakat timbul golongan undagi yang terampil melakukan pekerjaan tangan. Zaman logam ini dibagi atas:

Zaman tembaga
Orang menggunakan tembaga sebagai alat kebudayaan. Alat kebudayaan ini hanya dikenal di beberapa bagian dunia saja. Di Asia Tenggara (termasuk Indonesia) tidak dikenal istilah zaman tembaga.
Zaman perunggu
Pada zaman ini orang sudah dapat mencampur tembaga dengan timah dengan perbandingan 3 : 10 sehingga diperoleh logam yang lebih keras.
Zaman besi
Pada zaman ini orang sudah dapat melebur besi dari bijinya untuk dituang menjadi alat-alat yang diperlukan. Teknik peleburan besi lebih sulit dari teknik peleburan tembaga maupun perunggu sebab melebur besi membutuhkan panas yang sangat tinggi, yaitu ±3500°C.

Zaman logam di Indonesia didominasi oleh alat-alat dari perunggu sehingga zaman logam juga disebut zaman perunggu. Alat-alat besi yang ditemukan pada zaman logam jumlahnya sedikit dan bentuknya seperti alat-alat perunggu, sebab kebanyakan alat-alat besi, ditemukan pada zaman sejarah.

Antara zaman neolithicum dan zaman logam telah berkembang kebudayaan megalithicum, yaitu kebudayaan yang mengunakan media batu-batu besar sebagai alatnya, bahkan puncak kebudayaan megalithicum justru pada zaman logam.

Selasa, 25 November 2008

Internet

Internet berawal dari diciptakannya teknologi jaringan komputer sekitar tahun 1960. Apa sebenarnya jaringan komputer itu ? Jaringan komputer adalah beberapa komputer terhubung satu sama lain dengan memakai kabel dalam satu lokasi, misalnya dalam satu kantor atau gedung. Jaringan komputer ini berfungsi agar pengguna komputer bisa bertukar informasi dan data dengan pengguna komputer lainnya.

Pada awal diciptakannya, jaringan komputer dimanfaatkan oleh angkatan bersenjata Amerika untuk mengembangkan senjata nuklir. Amerika khawatir jika negaranya diserang maka komunikasi menjadi lumpuh. Untuk itulah mereka mencoba komunikasi dan menukar informasi melalui jaringan komputer.

Setelah angkatan bersenjata Amerika, dunia pendidikan pun merasa sangat perlu mempelajari dan mengembangkan jaringan komputer. Salah satunya adalah Universitas of California at Los Angeles (UCLA). Akhirnya tahun 1970 internet banyak digunakan di unversitas-universitas di Amerika dan berkembang pesat sampai saat ini. Agar para pengguna komputer dengan merek dan tipe berlainan dapat saling berhubungan, maka para ahli membuat sebuah protokol (semacam bahasa) yang sama untuk dipakai di internet. Namanya TCP (Transmission Control Protocol, bahasa Indonesianya Protokol Pengendali Transmisi) dan IP (Internet Protocol).

Internet saat ini

Tahun 1989, Timothy Berners-Lee, ahli komputer dari Inggris menciptakan World Wide Web yaitu semacam program yang memungkinkan suara, gambar, film, musik ditampilkan dalam internet. Karena penemuan inilah internet menjadi lebih menarik tampilannya dan sangat bervariasi. Dahulu internet hanya dapat digunakan oleh kalangan tertentu dan dengan komponen tertentu saja. Tetapi saat ini orang yang berada dirumah pun bisa terhubung ke internet dengan menggunakan modem dan jaringan telepon. Selain itu, Internet banyak digunakan oleh perusahaan, lembaga pendidikan, lembaga pemerintahan, lembaga militer di seluruh dunia untuk memberikan informasi kepada masyarakat.

Di samping manfaat-manfaat di atas, internet juga memiliki efek negatif dikarenakan terlalu bebasnya informasi yang ada di internet. Sehingga memungkinkan anak-anak melihat berbagai hal yang tidak pantas untuk dilihat ataupun dibaca.

Cara mengakses ke internet

Bila di rumah kita tidak mempunyai komputer yang terhubung dengan internet, kita bisa memanfaatkan warnet (warung internet) atau mungkin di laboratorium komputer sekolah yang sudah terhubung ke internet untuk mencari informasi. Untuk mencari informasi atau data kamu bisa klik/tekan shortcut/gambar jika kamu menggunakan browser Internet Explorer. Kemudian isi alamat situs yang dituju pada Address. Untuk mencari informasi secara cepat, gunakanlah situs pencari seperti : yahoo.com, google.com, e-smartschool.com atau yang lainnya.

(sumber: www.google.com)

Teknologi Komunikasi Informasi


Mengupas dan Menjelaskan Persoalan Teknologi Komunikasi Informasi

Bagi kebanyakan orang, kemajuan teknologi komunikasi informasi mungkin dianggap sebagai "das Sollen". Seharusnya begitu. Teknologi komunikasi informasi dianggap sebagai bagian kehidupan, seperti bernapas, menyetir mobil, membuka lemari es, dan sejenisnya. Sesederhana itu.

Pada kenyataannya, ternyata tidak sesederhana itu. Dia menjadi sederhana karena para penggunanya terbiasa menggunakannya. Kebiasaan untuk menggunakan pun menjadi sebuah proses yang panjang, dari kesalahan demi kesalahan, keberhasilan demi keberhasilan, sampai kita memahami dan menguasai prinsip-prinsip dasar yang menopang teknologi komunikasi informasi.

Dalam lingkup pekerjaan wartawan, teknologi komunikasi informasi menjadi sebuah isu krusial. Wartawan akan selalu balapan dengan waktu untuk menerbitkan tulisan-tulisannya di surat kabar. Dan waktu menjadi sesuatu yang konstan, tidak pernah berubah dan selalu ada dalam batasan-batasan yang tidak pernah bisa diterobos.

Dengan teknologi komunikasi informasi, waktu bisa didekati dengan mempercepat proses penulisan, baik itu menulisnya sendiri maupun proses pengiriman kembali ke redaksi. Teknologi komunikasi informasi pada tingkat yang paling awal sekitar 20 tahun lalu memberikan makna yang sangat penting dalam menopang pekerjaan wartawan.

Menggeluti

Mungkin ini inti dari buku Jeremy Wagstaff yang berjudul Loose Wire: A Personal Guide to Making Technology Work for You yang diterbitkan oleh Equinox Publishing hari ini. Wagstaff berbaik hati untuk meminta penerbitnya mengirim softcopy bukunya ke Kompas sebelum diluncurkan.

Buku ini merupakan kumpulan tulisan Wagstaff di harian Asia Wall Street Journal dan majalah Far Eastern Economic Review sejak tahun 2000. Seperti pada umumnya wartawan yang meliput Asia pada dekade 1990-an, Wagstaff adalah wartawan yang bertugas untuk menulis masalah-masalah politik regional, khususnya di kawasan Asia Tenggara.

Dia memang tidak terdidik, seperti halnya wartawan-wartawan lain dari surat kabar umum, di bidang teknologi komunikasi informasi. Minat Wagstaff dan wartawan lainnya terhadap masalah teknologi komunikasi informasi berkembang bersama kesadaran bahwa teknologi akan mengubah cara jurnalis menggelutinya maupun kesadaran bahwa cara kerja dunia pun akan berubah.

Akibatnya, pada umumnya wartawan kemudian secara perlahan mengikutinya dengan caranya sendiri-sendiri daripada menolak kehadiran teknologi komunikasi informasi. Wagstaff menulis, "It was then that I discovered I had to master this technology thing before it mastered me" (hal 16).

Memanfaatkan

Buku Loose Wire setebal 368 halaman ini terbagi atas empat bagian, yang masing-masing membahas masalah konektivitas, menggunakan teknologi untuk menyelesaikan berbagai persoalan, berbagai aplikasi yang diperlukan, serta bagian yang membahas tentang ancaman penggunaan teknologi komunikasi informasi, seperti virus dan spam.

Masing-masing bagian menjelaskan tentang berbagai isu sekitar teknologi komunikasi informasi secara jelas, mudah dicerna, enak dibaca, dan memperkaya banyak hal yang tidak diketahui sebelumnya walaupun kita menggunakannya sehari-hari. Ketika menulis tentang WiFi, misalnya (hal 38-45), Wagstaff tidak hanya menulis tentang apa itu teknologi nirkabel, melainkan juga perangkat yang digunakan serta digunakan untuk apa perangkat nirkabel tersebut.

Banyak isu yang ditangkap Wagstaff dan dituangkan dalam tulisan-tulisannya secara populer agar mudah dicerna, termasuk isu-isu yang tidak terbayangkan sebelumnya, seperti berkaitan dengan layanan purnajual atau customer support (hal 93-102), yang memang menjadi isu terbesar para pengguna teknologi komunikasi informasi. Menurut dia, kemajuan jaringan internet seharusnya bisa memberikan peluang kepada para perusahaan untuk memberikan layanan yang lebih baik kepada para pelanggannya.

Tulisan-tulisan dalam Loose Wire, selain mengulas berbagai persoalan teknologi komunikasi informasi, juga memberikan tips singkat mengenai berbagai hal, termasuk bagaimana melindungi diri dari virus dan spam. Sebagai sebuah buku, Loose Wire adalah panduan tidak resmi bagaimana memanfaatkan teknologi komunikasi informasi.

Mereka yang membaca buku Wagstaff ini akan terpuaskan dengan berbagai masalah yang ditulisnya, setidaknya memahami perkembangan teknologi komunikasi informasi yang ada di sekitar kita. Satu saja kekeliruan dalam buku Loose Wire ini, yaitu sebuah nama pada bagian belakang yang tidak dieja secara benar. Dan ini mungkin karena database yang digunakan Jeremy Wagstaff tidak ter-update.

(www.kompas.com)

Senin, 17 November 2008

3G


Teknologi 3G: Jalan Tol Menuju Masa Depan Telekomunikasi (3G - 3)

Membicarakan 3G di masa ini, harusnya bukan merupakan satu hal yang aneh. Apalagi jika mengingat sudah ada banyak negara yang menerapkan teknologi komunikasi canggih tersebut. Yang membuat sedih, sementara di negara lain teknologi komunikasi digenjot supaya semakin maju, di negara kita justru kemajuan teknologi terasa ditahan-tahan.

Kebutuhan akan jalur komunikasi dan akses informasi yang lebih lebar bisa terjadi karena adanya perubahan atau tuntutan gaya hidup seseorang. Sebagai ilustrasi, kalau dulu, waktu si Ciplus masih duduk di bangku SMU, ia sudah cukup puas dengan fitur SMS pada ponselnya. Kemudian, setelah ia kuliah dan tahu lebih banyak tentang dunia perponselan, ia pun ingin mencoba untuk browsing atau men-download aplikasi-aplikasi melalui ponsel GPRS-nya. Setelah bekerja, Ciplus membutuhkan akses yang lebih tinggi lagi –ia harus selalu terhubung dengan Internet supaya bisa selalu “on” berhubungan dengan klien-kliennya di luar negeri, Ia pun harus mencari perangkat yang mantap.

Banyak orang di negara kita yang seperti Ciplus. Mereka ingin beralih, seiring dengan perkembangan dunia komunikasi selular, dari standar 2G (GSM biasa), ke 2,5G (GPRS), lalu ke standar 2,75G (EDGE). Merasa belum puas, mereka pun menanti datangnya 3G.

Fakta Selular Masa Kini

Banyak orang punya kebiasaan yang berbeda. Layanan data yang mereka gunakan bisa berbeda di setiap waktu. Tiap pengguna juga belum tentu selalu mengakses layanan yang sama. Hal tersebut disampaikan oleh Merza Fachys, ICM Business Development PT Siemens Indonesia, dalam forum diskusi mengenai 3G yang diadakan di Upstair Lounge, Plaza Senayan, Jakarta, Rabu lalu (22/09).

Berbagai layanan aplikasi 2G dan 2,5G telah diterapkan oleh para operator dan vendor telekomunikasi. Sebut saja akses Internet seperti browsing Web dan WAP, layanan messaging (SMS/MMS/e-mail), layanan hiburan seperti download game dan ringtone, serta layanan M-Commerce seperti mobile banking dan mobile ticketing –semua bukan hal yang baru lagi di dunia mobile selular. Dengan makin membludaknya jumlah subscriber layanan selular, tak heran jika jalur selular pun semakin padat.

Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Siemens di pasar data mobile Indonesia, diperoleh hasil bahwa 30 persen pengguna ponsel di negara kita menggunakan layanan data mobile-nya untuk memperoleh hiburan dan membunuh rasa suntuk. Dua puluh delapan persen pengguna menggunakannya untuk mengakses berita dan informasi. Layanan mobile finansial berada di tempat ketiga dengan jumlah pengguna sebanyak 12 persen. Dan, hanya 2 persen yang menggunakan layanan data mobile untuk mengakses game.

Gambaran 3G

Banyak vendor telah melempar produk handset 3G-nya di pasar luar negeri. Contohnya adalah Nokia dengan ponsel berseri 6230, 7610, dan 7200. Siemens juga telah melempar handset 3G-nya ke pasar luar negeri, semua model 3G-nya diawali dengan huruf U (UMTS) di depan namanya –contohnya adalah Siemens U15.

“People need realtime multimedia, not only voice and data.” Dengan jaringan teknologi 3G, utamanya yang bisa diperoleh oleh para pengguna telekomunikasi adalah kecepatan akses. Dengan GPRS, atau yang dikenal dengan teknologi 2G, para techy memang sudah bisa memperoleh layanan akses Internet mobile serta video streaming, namun aksesnya sering tersendat-sendat. Nah, dengan 3G, mereka pun bisa memperoleh hal yang sama, dibalut dengan berbagai tambahan fitur plus kecepatan yang jauh lebih kencang. Kecepatan akses yang dijanjikan oleh teknologi 3G tidak main-main. Perbedaannya bisa dilihat di Tabel Perbandingan Tipikal Data Rate Jaringan.

Layanan-layanan yang bisa diperoleh dalam 3G bukan sekadar komunikasi suara atau Internet mobile, seperti yang sudah bisa kita peroleh dengan GPRS. 3G juga mampu memberikan layanan video on demand.

Ada beberapa negara yang telah mengimplementasikan 3G, misalnya di Jepang dan Korea. Di sana, para pemilik ponsel 3G sudah bisa bercakap-cakap sambil melihat wajah lawan bicaranya pada layar ponsel. Mereka pun bisa menonton film atau melakukan video streaming dengan lancar, tidak terputus-putus. Dengan 3G, nonton TV pun bisa dilakukan lewat ponsel. Singkatnya, teknologi 3G menggabungkan fungsi ponsel, Internet, dan multimedia.

Tantangan 3G

Asia akan memimpin pertumbuhan global di bidang layanan data. Ini adalah prediksi dari Forum UMTS. Saat ini, Jepang merupakan negara Asia yang paling maju di bidang teknologi komunikasi. Negara tersebut telah mengimplementasikan 3G sejak tahun 2001.

Bagaimana dengan 3G di Indonesia? Amat disayangkan, perkembangan teknologi 3G di Indonesia sedikit dihambat oleh pemerintah kita. Infrastruktur jaringan 3G berbeda dengan EDGE yang bisa beroperasi di jaringan GSM. Untuk implementasi 3G, perlu ada alokasi frekuensi jaringan baru dan persiapan infrastruktur yang sedikit berbeda. Operator yang telah lama berkiprah di Indonesia kesulitan memperoleh lisensi untuk alokasi frekuensi jaringan 3G. Sepertinya pemerintah berpikir untuk memberikan lisensi alokasi frekuensi jaringan kepada operator yang baru, bukan operator-operator yang telah exist yang notabene sudah malang melintang di dunia selular.

Siemens, seperti disampaikan oleh Merza, telah menyuplai infrastrukstur bagi 50 persen negara di dunia yang telah menggunakan 3G. Selama ini, Siemens dan Telkomsel telah bekerja sama untuk mempersiapkan jaringan 3G.

“Jika pemerintah telah mengeluarkan ijin alokasi frekuensi untuk 3G, maka dalam waktu 6 bulan setelahnya, Telkomsel siap untuk menjalankan 3G di Indonesia”, ujar Yoseph Garo, General Manager Technology & Strategic Network Telkomsel. Yang jadi pertanyaan sekarang adalah kapan ada ijin lisensi 3G bagi para operator existing di negara kita, dan berapa harga yang akan dipasang untuk mengakses layanannya.

Sebagai informasi, saat ini sudah ada 2 perusahaan di luar operator existing yang telah memegang lisensi 3G di Indonesia. Mereka adalah Lippo Telkom dan Cyber Access. Lippo Telkom baru saja memperoleh lisensi 3G, sedangkan Cyber Access telah mendapatkannya sejak Oktober 2003. Namun hingga saat ini, belum ada aksi apapun dari keduanya.

Kendala lain yang jadi batu sandungan untuk perkembangan 3G di Indonesia adalah keterbatasan dalam penetrasi handset berbasis 3G. Selain harganya masih sangat mahal, belum banyak orang yang merasa perlu menggunakannya. Di Indonesia, content provider untuk aplikasi 3G juga masih sangat terbatas –belum seperti di luar negeri.

Pengembangan layanan data mobile sebenarnya merupakan peluang bisnis yang menjanjikan, khususnya bagi para penyedia konten dan aplikasi. Yoseph menyampaikan bahwa penetrasi handset dan platform 3G bakal mem-booming pada tahun 2006. Booming ini tentunya perlu dibarengi dengan persiapan infrastruktur jaringan 3G. Yang perlu kita tunggu sekarang adalah ijin dari Regulator, untuk mewujudkan mimpi kita untuk masuk ke dalam jalur tol dunia selular.